Tanah Bumbu, SOROT NEWS KALSEL
-Kabupaten Tanah Bumbu telah mengambil langkah progresif dalam menanggulangi tantangan pengangguran dengan fokus pada peningkatan keterampilan para pencari kerja. Menurut data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Tanah Bumbu pada Agustus 2023 mencapai 6,56 persen.
Dalam menghadapi dinamika pasar tenaga kerja yang semakin ketat di Tanah Bumbu, Kadri Mandar, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten, menegaskan bahwa pintu kesempatan masih terbuka lebar. Kadri menekankan komitmennya untuk terus mengurangi angka pengangguran dengan strategi pemberdayaan melalui pelatihan berbasis kompetensi bagi para pencari kerja.
Upaya ini termasuk pemberian prioritas kepada warga lokal Kabupaten Tanah Bumbu dalam setiap kesempatan lowongan pekerjaan. Melalui penyelenggaraan pelatihan gratis di Balai Latihan Kerja (BLK) di Pagatan, Pemerintah Daerah berupaya mempersiapkan para warga lokal dengan keterampilan yang relevan sesuai dengan kebutuhan perusahaan di wilayah tersebut.
“Melalui pelatihan di BLK, kami tidak hanya mengurangi angka pengangguran, tetapi juga menciptakan tenaga kerja yang terampil dan berkualitas,” ujar Kadri, menegaskan pentingnya meningkatkan kompetensi kerja untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang bermutu.
Langkah-langkah ini tidak hanya mendapat dukungan dari pemerintah setempat, tetapi juga diapresiasi oleh masyarakat yang melihatnya sebagai langkah positif dalam meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi lokal. Diharapkan, upaya ini akan terus berlanjut dan memberikan dampak yang signifikan dalam mengurangi tingkat pengangguran di Tanah Bumbu.
(Team)











