Menu

Mode Gelap
 

Advetorial · 20 Apr 2025 04:30 WIB ·

Seni Japin Bangkit di Kusan Hulu: LAUNG KUNING BANJAR Gelorakan Budaya Banua, Didukung Tokoh hingga Pejabat Daerah


 Seni Japin Bangkit di Kusan Hulu: LAUNG KUNING BANJAR Gelorakan Budaya Banua, Didukung Tokoh hingga Pejabat Daerah Perbesar

SOROT NEWS KALIMANTAN

TANAH BUMBU – Seni Japin, tarian tradisional warisan suku Banjar yang sempat memudar pamornya, kini kembali menggema megah di Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Di balik kebangkitan ini, berdiri teguh organisasi budaya LAUNG KUNING BANJAR, yang dengan sepenuh hati memperjuangkan napas Seni budaya leluhur.(20/4/2025)

 

Setiap malam, halaman Kantor Kecamatan Kusan Hulu disulap menjadi panggung budaya. Di sanalah Pengurus Anak Cabang LAUNG KUNING BANJAR Kusan Hulu melatih generasi muda menarikan Japin—tarian yang sarat filosofi dan nilai sejarah. Tak sekadar latihan, kegiatan ini menjadi gerakan kebudayaan yang membangkitkan jati diri dan semangat kebangsaan.

“Japin bukan hanya tarian, ini adalah identitas Banjar. Ia hidup dalam gerak, irama, dan jiwa kita. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi?” ujar salah satu pengurus LAUNG KUNING BANJAR dengan mata berbinar.

Gerakan pelestarian ini mendapat sambutan hangat dari berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat hingga pejabat daerah. Pelaksana Tugas Camat Kusan Hulu, Salafuddin, S.Ag, secara terbuka memberikan apresiasi atas dedikasi LAUNG KUNING BANJAR dalam merawat kekayaan budaya lokal.

“Mereka bukan hanya menjaga budaya, tapi menghidupkannya kembali dengan cara yang luar biasa. Ini perlu kita dukung bersama, demi masa depan budaya Banua,” tegasnya.

Tak ketinggalan, Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu pun turut mendukung langkah ini, menyebut semangat LAUNG KUNING BANJAR sejalan dengan visi Tanah Bumbu BERAKSI—Bekerja, Sistematis, dan Inovatif—dalam pembangunan berbasis nilai dan kearifan lokal.

Latihan Japin yang digelar belum lama ini bahkan dihadiri oleh para tokoh penting, termasuk staf kecamatan, kepala desa, perangkat desa, Ketua BPD Binawara, serta para tokoh pemuda dan masyarakat. Hadir pula H.Defriadi, mantan Wakil Bupati Tanah Bumbu, yang turut memberikan semangat kepada generasi penerus.

Momen ini menjadi lebih dari sekadar latihan—ia menjadi panggung peradaban, di mana masyarakat Banjar bersatu mengukuhkan bahwa budaya adalah milik bersama yang harus dijaga, dirawat, dan diwariskan.

“Budaya adalah jembatan dari masa lalu, cermin masa kini, dan pondasi masa depan.”
Melalui Japin, masyarakat Banjar membuktikan bahwa seni tidak pernah mati. Ia hanya menunggu untuk dibangkitkan kembali—dengan semangat, cinta, dan kebanggaan yang baru.

(Team Ipji)

 

 

.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Kunjungan Istri Gubernur Warnai Gunung Antasari: Desa Kecil yang Menjadi Pusat Perhatian Besar

10 December 2025 - 23:25 WIB

BAZNAS Tanah Bumbu Targetkan Donasi Rp100 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra

8 December 2025 - 23:41 WIB

Inspektorat Tanah Bumbu Punya Nahkoda Baru Edi Prasetia Siap Genjot Pengawasan dan Benahi SOP

8 December 2025 - 22:43 WIB

Damkar Simpang Empat Kenalkan Edukasi Keselamatan Sejak Dini kepada Siswa TK Wonderkids

7 December 2025 - 13:07 WIB

Pemberdayaan Warga Binaan Lapas Batulicin Melalui Pelatihan Jamur Tiram, Budidaya Ikan, dan Bebek Petelur

7 December 2025 - 00:13 WIB

Kolaborasi Sukses! Bupati Tanah Bumbu Dianugerahi Penghargaan KSAD atas Dukungan TMMD, Dandim 1022 Raih Juara Nasional

6 December 2025 - 23:18 WIB

Trending di Advetorial