Banjar,Sorot News Kalimantan
UNISKA – Dinamika politik kampus kian terasa menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Uniska. Suasana perbincangan antar mahasiswa pun mulai ramai membahas figur-figur yang digadang maju sebagai kandidat.
Pengamat organisasi mahasiswa, Sanjaya, M.Pd, yang juga mantan Ketua KPU di Kalimantan Tengah, memprediksi pemilu tahun ini akan diwarnai banyak calon dari organisasi mahasiswa baik di tingkat universitas maupun fakultas. Menurutnya, hal ini menjadi sinyal positif bahwa kaderisasi di Uniska berjalan aktif.
“Hampir setiap fakultas memiliki kader potensial. Persaingan dipastikan ketat, tapi tantangan bagi calon adalah menyampaikan gagasan untuk seluruh mahasiswa, bukan hanya kelompoknya. Selain itu, mereka juga harus mampu membawa nama Uniska di level nasional maupun internasional,” ujarnya.
Seorang mahasiswa menilai munculnya banyak kandidat menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap demokrasi kampus. “Banyak pilihan lebih baik, tinggal kami menilai program mereka,” ucapnya.
Sementara itu, BEM bersama Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) telah menyerahkan daftar calon panitia seleksi KPU dan Bawaslu mahasiswa kepada Wakil Rektor III. Tahapan ini menandai dimulainya proses resmi pemilihan yang diharapkan berjalan demokratis dan transparan.
(Tim)











