BATULICIN,Sorot News Kalimantan
– Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat melalui kegiatan Pasar Murah Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang digelar di Desa Angsana, Kecamatan Angsana, Selasa (4/11/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata Pemkab Tanbu di bawah kepemimpinan Bupati Andi Rudi Latif dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau, terutama bagi keluarga kurang mampu.
Sebanyak 250 paket sembako vital disiapkan bagi warga, terdiri dari beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, serta aneka bahan kebutuhan pokok lainnya seperti mentega, kopi, kecap, dan produk perikanan segar. Semua dijual dengan harga subsidi, jauh di bawah harga pasar.
Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagri) Hamaluddin Tahir, melalui Kepala Bidang Perdagangan H. Heriansyah, menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Melalui pasar murah ini, pemerintah ingin memastikan masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah, tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok di tengah naiknya harga menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya.
Selama bulan November 2025, lanjut Heriansyah, Pemkab Tanbu akan menggelar sepuluh kali kegiatan pasar murah di berbagai kecamatan, sebagai langkah antisipasi dan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah.
Sementara itu, pelaksanaan pasar murah di Desa Angsana dibuka secara resmi oleh Ketua Gatriwara Wilayah Dapil 3, Sari Rizkiana, SE, yang turut menyerahkan secara simbolis bantuan sembako kepada masyarakat penerima manfaat.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan, Gatriwara, Dinas Perikanan, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, yang bersama-sama berperan dalam menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Melalui kegiatan seperti ini, Pemkab Tanah Bumbu terus menegaskan komitmennya menjadi pemerintah yang hadir untuk rakyat, dengan memastikan setiap kebijakan dan program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
(Ywn)











