TANAH BUMBU,Sorot News Kalimantan//
– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Bumbu, Yulian Herawati, menerima kunjungan silaturahmi Kelompok Pecinta Alam Ulin (KPA Ulin) di ruang kerjanya, Kamis (5/2/2026). Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, mencerminkan eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Sekda Yulian Herawati menyambut hangat kehadiran jajaran KPA Ulin serta menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata komunitas tersebut dalam berbagai aksi sosial dan kemanusiaan di Tanah Bumbu. Ia menegaskan bahwa peran komunitas pecinta alam sangat penting sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam upaya pelestarian lingkungan dan penanganan situasi darurat.
Yulian Herawati juga mengenang peristiwa jatuhnya helikopter di kawasan Desa Gunung Raya beberapa bulan lalu. Ia memberikan penghargaan kepada seluruh unsur masyarakat, termasuk komunitas pecinta alam, yang secara sukarela terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
“Solidaritas dan kepedulian yang ditunjukkan masyarakat saat itu adalah bukti kuat bahwa nilai kemanusiaan dan gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan besar di Tanah Bumbu,” ujar Yulian.
Sementara itu, Pembina KPA Ulin, Agus Riyanto, menyampaikan bahwa organisasinya turut ambil bagian dalam operasi pencarian korban kecelakaan helikopter tersebut. Ia menjelaskan, sedikitnya lima anggota KPA Ulin terjun langsung ke lapangan untuk membantu tim pencarian secara sukarela.
Agus juga memaparkan bahwa KPA Ulin telah berdiri sejak tahun 2016 dan secara konsisten aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pelestarian lingkungan, serta aksi kemanusiaan, termasuk pencarian dan pertolongan saat terjadi bencana.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah, menjaga kelestarian alam sekaligus hadir dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ungkapnya.
Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan komunitas pecinta alam, guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, serta berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
(Ywn)











