TANAH BUMBU,Sorot News Kalimantan//
– Komitmen SD Ar Rasyid Segumbang dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berbasis pengalaman nyata kembali dibuktikan. Sebanyak lebih dari 60 siswa mengikuti kunjungan edukatif ke Balai Benih Ikan (BBI) Dinas Perikanan Tanah Bumbu di Pulau Salak, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bagian dari strategi pembelajaran kontekstual yang diterapkan SD Ar Rasyid untuk membekali siswa dengan wawasan praktis sejak usia dini. Di lokasi, para siswa diperkenalkan secara langsung dengan proses pembenihan ikan, mulai dari pemijahan induk, perawatan larva, hingga tahap pembesaran benih siap budidaya.

Dengan penuh antusias, para siswa menyimak penjelasan dari petugas BBI dan menyaksikan beragam jenis benih ikan yang dibudidayakan. Interaksi langsung tersebut menjadi pengalaman berharga yang memperkaya pemahaman mereka tentang sektor perikanan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan daerah.
Kepala BBI Dinas Perikanan Tanah Bumbu, Fajarunun, mengapresiasi langkah SD Ar Rasyid yang aktif mendorong pembelajaran lapangan bagi siswanya.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena siswa bisa melihat langsung proses produksi benih ikan. Ini akan menambah wawasan mereka dan semoga dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia perikanan,” ujarnya.
Tak hanya belajar teori dan praktik, siswa juga mendapatkan edukasi mengenai jenis pakan ikan, teknik perawatan, serta pentingnya menjaga kelestarian sumber daya perikanan. Hal ini selaras dengan visi SD Ar Rasyid dalam membentuk karakter peduli lingkungan dan berjiwa wirausaha sejak dini.
Sebagai bentuk apresiasi, pihak BBI memberikan ikan kepada masing-masing siswa untuk dibawa pulang. Momen tersebut menjadi simbol pembelajaran berkelanjutan, sekaligus mendorong anak-anak untuk mencoba memelihara ikan di rumah.
Melalui kegiatan ini, SD Ar Rasyid Segumbang menunjukkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membangun keterampilan hidup, kepedulian lingkungan, dan kecintaan terhadap potensi lokal Tanah Bumbu. Langkah nyata ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, mandiri, dan siap berkontribusi bagi daerahnya.
(Hmd)











