BATULICIN,Sorot News Kalimantan//
– Komitmen memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan terus digelorakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanah Bumbu, **Andi Irmayani Rudi Latif**. Hal itu ditegaskannya saat secara resmi membuka Pelatihan Dasawisma sekaligus pembahasan Laporan Tahunan PKK di Gedung Sekretariat PKK Tanah Bumbu, Selasa (10/02/2026).
Mengusung tema “Penguatan Administrasi, Pendataan Keluarga dan Kader dalam Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK”, kegiatan tersebut diikuti pengurus dan kader TP PKK tingkat desa dan kecamatan, termasuk para Sekretaris PKK Kecamatan. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK di seluruh lini.
Dalam sambutannya, Andi Irmayani menegaskan bahwa dasawisma merupakan ujung tombak sekaligus jantung gerakan PKK. Melalui kelompok kecil inilah, kondisi riil keluarga di lingkungan masyarakat dapat dipetakan secara langsung, mulai dari aspek kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan.
“Dasawisma ini adalah jantungnya PKK. Dari kelompok kecil inilah kita bisa mengetahui kondisi keluarga secara nyata. Di sanalah kita melihat kebutuhan masyarakat secara langsung,” ujarnya penuh semangat.
Ia menekankan pentingnya penguatan administrasi dan akurasi pendataan keluarga. Menurutnya, data yang tertib dan valid menjadi kunci agar 10 Program Pokok PKK dapat dijalankan secara tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui pelatihan ini, ia berharap para kader semakin memahami peran strategisnya, semakin cepat dan tepat dalam melakukan pendataan, serta semakin bersemangat menjalankan berbagai program pemberdayaan keluarga.
“Semakin baik administrasi dan pendataan kita, maka semakin kuat pula program yang kita jalankan. Kader dasawisma harus menjadi motor penggerak perubahan di lingkungannya masing-masing,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada pelatihan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembahasan Laporan Tahunan PKK. Andi Irmayani menilai laporan tahunan bukan sekadar dokumen administratif, melainkan cerminan kerja kolektif dan dedikasi seluruh kader selama satu tahun.
“Laporan tahunan ini bukan sekadar tulisan di atas kertas, tetapi gambaran dari kerja keras dan kebersamaan kita. Dari sana kita bisa melihat apa yang sudah baik dan apa yang perlu kita tingkatkan,” jelasnya.
Ia mendorong agar pembahasan laporan dilakukan secara terbuka dan penuh semangat kebersamaan, sehingga evaluasi yang dilakukan mampu menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas program ke depan.
Menutup kegiatan, Andi Irmayani mengajak seluruh pengurus dan kader PKK untuk terus menjaga kekompakan, mempererat koordinasi, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan seluruh program PKK. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh kader selama satu tahun masa kepemimpinannya.
Dengan penguatan dasawisma dan tata kelola administrasi yang semakin baik, TP PKK Tanah Bumbu diharapkan kian solid dan mampu menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
(Ywn)











