Menu

Mode Gelap
 

Kotabaru · 12 Apr 2026 15:19 WIB ·

Bupati Kabupaten Kotabaru Hadiri Peresmian Dermaga Pasar Terapung di Taman Mini Indonesia Indah, Dorong Promosi Budaya dan UMKM Kalsel


 Bupati Kabupaten Kotabaru Hadiri Peresmian Dermaga Pasar Terapung di Taman Mini Indonesia Indah, Dorong Promosi Budaya dan UMKM Kalsel Perbesar

KOTABARU, Sorot News Kalimantan

Upaya pelestarian budaya sekaligus promosi pariwisata daerah kembali diperkuat oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui pembangunan replika pasar terapung tradisional di kawasan Danau Air Tawar, Taman Mini Indonesia Indah, Sabtu (11/4/2026). Peresmian dermaga pasar terapung ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan kekayaan budaya Banjar ke panggung nasional.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, dan disaksikan oleh sejumlah pejabat pusat maupun daerah, termasuk jajaran Forkopimda serta para kepala daerah se-Kalimantan Selatan. Turut hadir Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, yang menyaksikan langsung momentum penting tersebut.

Replika pasar terapung ini menghadirkan suasana khas seperti di Lok Baintan, dengan aktivitas jual beli di atas jukung (perahu tradisional), sajian kuliner khas daerah, hingga beragam produk kerajinan UMKM. Kehadirannya diharapkan mampu memperkenalkan identitas budaya Kalimantan Selatan kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara.

Bupati Muhammad Rusli menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Ia menilai, pasar terapung di TMII dapat menjadi media efektif dalam mempromosikan potensi daerah, baik dari sektor pariwisata maupun UMKM.

“Pemerintah Kabupaten Kotabaru mendukung penuh kegiatan ini. Ke depan, kami siap berkontribusi melalui pengembangan UMKM dan sektor pariwisata daerah,” ujarnya.

Acara peresmian turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya, seperti tari Rudat, tari kolosal dari Kabupaten Tabalong, serta peragaan busana kain sasirangan khas Banjar yang semakin memperkuat nuansa kearifan lokal.

Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menegaskan bahwa keberadaan pasar terapung di TMII tidak hanya bersifat seremonial, tetapi akan dikelola secara berkelanjutan dengan berbagai kegiatan rutin, terutama pada akhir pekan dan hari libur.

“Kegiatan ini harus terus berjalan dan diisi secara konsisten. Jika tidak dikelola dengan baik, maka keberadaannya tidak akan bertahan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keaslian konsep pasar terapung dengan menghadirkan jukung yang sarat dengan buah-buahan dan kuliner khas Kalimantan Selatan, sehingga pengunjung dapat merasakan pengalaman yang autentik.

Dengan hadirnya dermaga pasar terapung ini, diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata baru di Jakarta sekaligus memperkuat eksistensi budaya Kalimantan Selatan di tingkat nasional hingga internasional.

(Ywn)
Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Resmi Buka Seleksi Paskibraka 2026

15 April 2026 - 12:08 WIB

Komisi II dan III DPRD Kotabaru Sidak Kelangkaan Susu UHT di Sejumlah Minimarket

15 April 2026 - 12:05 WIB

Kotabaru Borong Prestasi di TOP BUMD Awards 2026, Bupati Rusli Raih Penghargaan Pembina Terbaik

15 April 2026 - 12:03 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda, Warga Harap Dorong Akses dan Ekonomi

12 April 2026 - 15:33 WIB

DPRD Kabupaten Kotabaru Bahas Tiga Raperda Strategis, Fokus Bencana, Ketenagakerjaan, dan Sampah

12 April 2026 - 15:17 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Kabupaten Kotabaru Panen Perdana Jagung di Desa Sebelimbingan

12 April 2026 - 15:15 WIB

Trending di Kotabaru