Menu ✖

Mode Gelap
 

Tanah Bumbu · 19 Jun 2026 02:04 WIB ·

Wamenko Pangan RI Tinjau KSPEAN di Tanah Bumbu, Pemkab Dukung Integrasi Sapi-Sawit


 Wamenko Pangan RI Tinjau KSPEAN di Tanah Bumbu, Pemkab Dukung Integrasi Sapi-Sawit Perbesar

BATULICIN,Sorot News Kalimantan//

– Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq meninjau Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Kalimantan Selatan, Selasa (16/6/2026) di Kecamatan Satui.

Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung Program Pemberdayaan Peternakan Sapi Berkelanjutan Terintegrasi Perkebunan Kelapa Sawit dengan Kehutanan dan Pertanian (P2SHP) yang dikembangkan PT Buana Karya Bhakti.

Bupati Andi Rudi Latif melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Eryanto Rais dalam sambutannya mengatakan Kabupaten Tanah Bumbu memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan beragam. Potensi tersebut perlu dikelola secara terpadu sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga menyatakan komitmen penuh untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan kawasan swasembada pangan, energi, dan air.

“Kami siap berkolaborasi, serta mendukung berbagai langkah strategis yang akan dirumuskan demi keberhasilan program ini” ucapnya.

Wamenko Bidang Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan integrasi antara perkebunan sawit dan peternakan sapi memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan pangan hewani nasional.

Menurutnya, model integrasi sawit dan sapi yang diterapkan perusahaan tersebut telah membuktikan keberhasilannya. Dari populasi awal sekitar 300 ekor sapi pada 2016, kini berkembang menjadi hampir 1.500 ekor melalui sistem pembiakan alami.

Selain meningkatkan populasi ternak, program integrasi sawit-sapi juga memberikan manfaat bagi sektor perkebunan. Kehadiran sapi membantu menekan biaya pembersihan gulma hingga 50–70 persen, sekaligus meningkatkan kesuburan tanah melalui pupuk organik yang dihasilkan dari kotoran ternak.

Sementara itu, Ranch Manager PT Buana Karya Bhakti, Wahyu Darsono, menjelaskan bahwa perusahaan memulai program tersebut dengan investasi sekitar Rp6 miliar untuk pengadaan 300 ekor sapi beserta infrastruktur pendukung pada 2016.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Selatan, Suparmi, menyebut program integrasi sawit-sapi di PT Buana Karya Bhakti telah ditetapkan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian sebagai role model nasional.

(Ril)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Bupati Andi Rudi Latif Siapkan Program Kredit Tanpa Bunga bagi Usaha Mikro

18 October 2026 - 01:03 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Sambut Kedatangan Tenaga Kependidikan, Kadet PPL, dan Dosen Pendamping UNHAN Perkuat Sekolah Rakyat*

16 October 2026 - 14:01 WIB

Rancangan APBD Tanah Bumbu TA 2027, Belanja Daerah Rp2,88 Triliun*

16 October 2026 - 13:50 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Buka TMMD ke-130 Tahun 2026 di Tanah Bumbu

16 October 2026 - 13:48 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Regenerasi Penari Tradisional di Tanah Bumbu

13 October 2026 - 12:21 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Lantik 10 Pejabat Pemkab Tanah Bumbu, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

13 October 2026 - 05:56 WIB

Trending di Tanah Bumbu