Tanah Bumbu, SOROT NEWS KALSEL
– Dalam upaya menanggulangi kekerasan terhadap perempuan dan anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar acara sosialisasi di Pendopo Serambi Madinah pada hari Selasa (7/5/2024).
Acara tersebut dibuka dengan pesan dari Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar, yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati, M. Putu Wisnu Wardana.
Data yang mengkhawatirkan dari Komnas Perempuan menunjukkan lebih dari 400.000 kasus kekerasan pada tahun 2023, dengan kekerasan seksual mendominasi statistik.
Dari Januari hingga April 2024, DP3AP2KB mencatat 14 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, dengan kekerasan seksual menjadi yang paling banyak tercatat.
Menyoroti stigma budaya patriarki, ketakutan, dan ketidakpercayaan terhadap sistem hukum dan perlindungan, Staf Ahli Bupati menggarisbawahi tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak.
Kepala Dinas DP3AP2KB, Erli Yuli Susanti, menekankan pentingnya sosialisasi pencegahan kekerasan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Di harapkan kerja sama antar pemangku kepentingan dapat diperkuat dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan, menuju Tanah Bumbu yang maju, mandiri, religius, dan demokratis.(Ywn)











