Menu

Mode Gelap
 

DPRD · 5 Nov 2025 11:42 WIB ·

Rapat Paripurna DPRD: Pemerintah dan Dewan Sepakat Perkuat Transparansi RAPBD 2026 Pastikan Anggaran Transparan dan Tepat Sasaran


 Rapat Paripurna DPRD: Pemerintah dan Dewan Sepakat Perkuat Transparansi RAPBD 2026 Pastikan Anggaran Transparan dan Tepat Sasaran Perbesar

BATULICIN — Sorot News Kalimantan
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya untuk menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 secara transparan, efisien, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu dengan agenda jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi, Senin (3/11/2025).

Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, Am.S.Ag., M.A., dan dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais, yang mewakili Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif.
Turut hadir para anggota DPRD, pimpinan SKPD, serta perwakilan instansi terkait.

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi atas kritik, saran, dan rekomendasi konstruktif yang menjadi masukan penting bagi penyempurnaan RAPBD 2026.

Sejalan dengan Pandangan Fraksi
Fraksi PAN menyoroti pentingnya keseimbangan antara kebutuhan publik dan kemampuan keuangan daerah. Pemerintah menyatakan sependapat, serta memastikan proses penyusunan anggaran dilakukan secara proporsional, transparan, dan akuntabel demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi dorongan Fraksi NasDem Sejahtera terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerintah menjelaskan sejumlah strategi, antara lain intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan daerah, optimalisasi pajak dan retribusi, digitalisasi sistem keuangan daerah, serta pengembangan sumber pendapatan baru untuk memperkuat kemandirian fiskal.

Kepada Fraksi PDI Perjuangan, pemerintah menjelaskan bahwa penurunan anggaran dari Rp3,5 triliun menjadi Rp2,75 triliun disebabkan oleh berkurangnya transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Meski demikian, pemerintah memastikan rasionalisasi anggaran dilakukan secara hati-hati agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Belanja modal akan difokuskan pada program prioritas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Eryanto Rais.

Menanggapi Fraksi Gerindra, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan internal dan kinerja OPD melalui optimalisasi fungsi Inspektorat Daerah, monitoring berbasis kinerja, evaluasi rutin, serta penerapan sistem reward and punishment.

Sementara itu, menanggapi masukan Fraksi PKB, Pemkab Tanah Bumbu memaparkan sejumlah program strategis yang diakomodasi dalam RAPBD 2026, di antaranya:

Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat – Rp1,57 miliar

Penanganan Kerawanan Pangan – Rp40,21 juta

Pengawasan Keamanan Pangan – Rp127,32 juta

Penyediaan dan Pengembangan Prasarana Pertanian – Rp2,42 miliar

Sarana Pertanian – Rp6,44 miliar

Pengelolaan Perikanan Tangkap – Rp732,30 juta

Pengelolaan Perikanan Budidaya – Rp7,12 miliar

Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat swasembada pangan, ketahanan energi, serta pertumbuhan ekonomi inklusif di Tanah Bumbu.

Klarifikasi Penyesuaian Anggaran
Menanggapi pandangan Fraksi Golkar, pemerintah mengklarifikasi bahwa yang terjadi adalah penurunan, bukan kenaikan anggaran.
Jika pada KUA-PPAS 2026 nilai anggaran disepakati sebesar Rp3,5 triliun, maka dalam RAPBD murni tercatat sebesar Rp2,7 triliun.
Penyesuaian ini merupakan hasil revisi proyeksi pendapatan daerah akibat penurunan transfer dari pemerintah pusat.

Pemerintah Pastikan RAPBD 2026 Tepat Waktu dan Tepat Sasaran
Menutup penyampaiannya, Pemkab Tanah Bumbu menegaskan bahwa seluruh proses penyusunan RAPBD 2026 dilakukan dengan menjunjung tinggi prinsip legalitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas publik.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan DPRD agar pelaksanaan APBD berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Tanah Bumbu,” ujar Eryanto Rais.

Rapat paripurna ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam membangun Tanah Bumbu yang maju, mandiri, dan sejahtera melalui tata kelola keuangan daerah yang bersih dan transparan.”(Ywn)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Anggota Komisi II DPRD Tanah Bumbu, Gusti Erwin Siap Kawal Dua Desa Menjadi Kampung Nelayan Merah Putih

13 November 2025 - 07:47 WIB

DPRD Tanah Bumbu Dukung Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Masripai Dampingi Kadis Perikanan ke Lapangan

10 November 2025 - 09:38 WIB

Kades Sungai Dua Laut Jamin Kesiapan Lahan untuk Usulan Kampung Nelayan Merah Putih

10 November 2025 - 00:22 WIB

Ketua BK DPRD Tanah Bumbu Dorong Gerakan Anti-Bullying, Wujud Kepedulian Nyata terhadap Dunia Pendidikan

9 November 2025 - 01:46 WIB

PANAHAN TANAH BUMBU UKIR SEJARAH! Bawa Pulang 8 Medali, Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H.Hasanuddin Beri Apresiasi Penuh

7 November 2025 - 13:11 WIB

Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar: 102 Titik PJU, 5 Guardrail, dan 1 Lampu Merah Baru Siap Dipasang

7 November 2025 - 11:04 WIB

Trending di DPRD