BATULICIN,Sorot News Kalimantan//
– Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkeadilan kembali membuahkan hasil gemilang. Pada tingkat nasional, Tanah Bumbu sukses meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya, sebuah penghargaan prestisius di bidang jaminan kesehatan masyarakat.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Yulian Herawati, yang mewakili Bupati Andi Rudi Latif, pada acara penganugerahan UHC Award 2026 di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Bupati Andi Rudi Latif melalui Sekda Yulian Herawati menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Tanah Bumbu dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh perlindungan dan akses layanan kesehatan yang optimal.
“Penghargaan ini bukan sekadar prestasi, melainkan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menjamin hak kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kabupaten Tanah Bumbu dinilai berhasil memenuhi indikator Cakupan Kesehatan Universal (UHC), khususnya dari sisi kepesertaan dan tingkat keaktifan masyarakat dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan. Atas capaian tersebut, Tanah Bumbu dinyatakan layak meraih UHC Award kategori Madya.
Penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah yang memiliki komitmen kuat dalam menjamin akses layanan kesehatan yang inklusif, adil, dan berkesinambungan.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, Adi Suci Guntoro, mengungkapkan bahwa pencapaian ini menempatkan Tanah Bumbu sebagai salah satu daerah berprestasi di antara 31 provinsi serta 397 kabupaten/kota se-Indonesia.
Ia menjelaskan, untuk meraih UHC Award kategori Madya, pemerintah daerah harus memenuhi cakupan kepesertaan minimal 99 persen dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 85 persen. Kabupaten Tanah Bumbu bahkan berhasil melampaui ketentuan tersebut.
“Per 1 Januari 2026, cakupan kepesertaan JKN di Tanah Bumbu telah mencapai 100 persen, dengan tingkat keaktifan peserta 88 persen. Ini menjadi indikator kuat keberhasilan sinergi pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan dalam melindungi masyarakat,” pungkasnya.
(Ywn)











