Tanah Bumbu, SOROT NEWS KALSEL
– Intensitas hujan deras yang terjadi belakangan ini telah menyebabkan Sungai Batulicin, sumber air baku utama PT Air Minum (AM) Bersujud, mengalami peningkatan kekeruhan yang signifikan. Menurut Plt Direktur PDAM Bersujud, Ardiansyah, lonjakan kekeruhan air terpantau pada pukul 01.00 dini hari di intake IPA Karang Bintang.Senin,13/5/2024.

“Hasil pengujian menunjukkan kekeruhan air mencapai 853 NTU, yang disebabkan oleh tingginya curah hujan di hulu Sungai Batulicin,” ujar Ardiansyah.
Kondisi ini memaksa PDAM Bersujud untuk mengurangi kapasitas produksi air guna menjaga kualitas air bersih yang didistribusikan kepada pelanggan. Namun, penurunan kapasitas produksi tersebut berdampak pada aliran air ke beberapa wilayah, menyebabkan aliran air mengecil bahkan tidak mengalir.
“Saya mohon maaf atas gangguan layanan ini, semoga kekeruhan air segera turun agar operasional PT AM Bersujud dapat kembali normal,” tambah Ardiansyah.
PDAM Bersujud telah menginstruksikan seluruh bagian teknik dan operator untuk tetap siaga menghadapi lonjakan kualitas air sungai. Hingga siang ini, kekeruhan air baku terus meningkat hingga mencapai 1.000 NTU, melampaui ambang batas kemampuan pengolahan air PT. PDAM Bersujud.
Tim PDAM Bersujud terus bekerja keras untuk mengatasi permasalahan ini dan berharap agar cuaca segera membaik sehingga kualitas air bisa kembali normal. Pelanggan diimbau untuk menggunakan air secara bijaksana dan menampung air bersih sebagai langkah antisipasi.(Team)











