Menu

Mode Gelap
 

Tanah Bumbu · 31 Jul 2024 00:43 WIB ·

Ekspose Awal Kajian Buku “Puanna Dekke” di Kantor Bupati Tanah Bumbu: Pelestarian Warisan Budaya untuk Generasi Mendatang


 Ekspose Awal Kajian Buku “Puanna Dekke” di Kantor Bupati Tanah Bumbu: Pelestarian Warisan Budaya untuk Generasi Mendatang Perbesar

Tanah Bumbu, SOROT NEWS KALSEL

– Penyusunan buku “Puanna Dekke” resmi dimulai dengan ekspose awal yang digelar di Kantor Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) pada Senin (30/7/2024). Acara ini diresmikan oleh Kabid Kebudayaan, Hj Nooryana, mewakili Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Budporapar) Tanbu, H. Syamsuddin.

Dalam sambutannya, Hj Nooryana menegaskan bahwa penyusunan buku ini adalah langkah penting dalam melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang cagar budaya. “Buku Puanna Dekke bukan hanya upaya perlindungan dan pelestarian cagar budaya, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi dunia pengetahuan dan pendidikan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa melestarikan keberadaan Puanna Dekke sangat penting mengingat nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalamnya.

Puanna Dekke, yang namanya telah menjadi nama jalan di Desa Pejala, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, adalah seorang tokoh dan pedagang Bugis asal Wajo, Sulawesi Selatan. Beliau dikenal sebagai pendiri kota Pagatan pada pertengahan abad ke-18. Makamnya kini diabadikan sebagai salah satu Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) dan telah dibangun secara permanen di Desa Kampung Baru, Kecamatan Kusan Hilir.

“Masih banyak yang belum tahu kisah Puanna Dekke secara lengkap. Buku ini akan menjadi jawaban dari misteri tersebut dan penting untuk diwariskan kepada generasi mendatang,” tambah Hj Nooryana.

Ekspose awal ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh masyarakat, termasuk Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta beberapa tokoh adat dan masyarakat lainnya. Mereka semua berharap kajian ini mendapatkan masukan dan saran berharga dari seluruh peserta yang hadir.

Hasil penelusuran lapangan oleh Tim Ahli Sejarah ULM Banjarmasin menemukan satu makam di samping makam Puanna Dekke, yang diduga adalah makam Hasan La Pangewa, Raja Pagatan pertama. Penemuan ini menambah kekayaan sejarah yang akan dibahas dalam buku tersebut.

Dengan harapan besar, penyusunan buku “Puanna Dekke” diharapkan dapat memperkaya pengetahuan dan memperkuat identitas budaya masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu, serta menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang dalam menghargai dan melestarikan warisan budaya.(Hmd/team)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

Baca Lainnya

Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kontribusi Mahasiswa ULM dalam Program KKN Tematik Lingkungan Hidup

13 August 2026 - 03:45 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Wisata Mangrove Kersik Putih Jadi Ikon Wisata Tanah Bumbu

11 August 2026 - 05:18 WIB

Satlantas Polres Tanah Bumbu Edukasi Pelajar MA Darul Azhar tentang Keselamatan Berlalu Lintas

10 August 2026 - 13:13 WIB

Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu Apresiasi Respons Cepat PT BIB Perkuat Pengendalian Debu

7 August 2026 - 08:51 WIB

DPRD Tanah Bumbu Kawal Pemenuhan Sarpras dan Kebutuhan Guru SMA ke Pemprov Kalsel

7 August 2026 - 08:22 WIB

Penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS 2026 Perkuat Arah Pembangunan Tanah Bumbu

7 August 2026 - 08:12 WIB

Trending di DPRD