Menu

Mode Gelap
 

Blog · 23 Oct 2025 14:52 WIB ·

Ranjang Orang Tua Terendam, Warga Jalan Karyawan Sidrap Menjerit Setiap Hujan Deras


 Ranjang Orang Tua Terendam, Warga Jalan Karyawan Sidrap Menjerit Setiap Hujan Deras Perbesar

SIDRAP ,Sorot News Kalimantan

– Setiap kali hujan deras mengguyur, warga Jalan Karyawan, Kelurahan Majjelling, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, hanya bisa pasrah. Rumah-rumah mereka kembali tergenang air. Lantai yang semula bersih kini dipenuhi lumpur, bahkan ranjang tempat orang tua mereka beristirahat pun ikut terendam.

“Air masuk sampai ke bawah ranjang. Orang tua saya yang sedang sakit terpaksa tidur di tempat yang lembap. Kami tidak tahu lagi harus bagaimana,” ujar Husni, warga setempat dengan nada haru, Kamis (23/10/2025).

Ia menceritakan, air dari kawasan permukiman dan perkantoran sekitar—mulai dari Kantor BNI, Kantor Pos, hingga Kantor Camat—mengalir menuju Jalan Karyawan. Sayangnya, air tidak bisa keluar karena terhambat di jembatan deuker beton di Jalan Ganggawa yang terlalu sempit.

“Deukernya kecil sekali, hanya sekitar satu meter. Padahal air dari area ribuan meter persegi harus lewat situ. Akhirnya, semua kembali ke rumah kami,” keluhnya.

Masalah ini sudah berlangsung lama. Warga merasa pembangunan jalan beton di sekitar lokasi justru memperparah keadaan. Tidak ada saluran pembuangan air yang memadai, bahkan badan jalan seakan menjadi tanggul yang menahan aliran air.

“Setiap kali hujan deras, kami hanya bisa menunggu air masuk. Kasihan anak-anak, kasihan orang tua. Kami cuma ingin bisa tidur nyenyak tanpa takut banjir,” tutur seorang ibu rumah tangga sambil mengelap lantai rumahnya yang masih basah.

Kini, masyarakat berharap pemerintah daerah, khususnya Dinas PUPR Sidrap, segera turun tangan. Mereka meminta agar sistem drainase ditinjau ulang dan kapasitas deuker diperbesar agar air bisa mengalir dengan lancar ke arah persawahan, bukan ke rumah warga.

Musim hujan belum mencapai puncaknya, dan kekhawatiran warga makin besar. Bagi mereka, genangan air bukan sekadar masalah teknis—tapi sudah menjadi beban batin yang menenggelamkan kenyamanan di rumah sendiri.

(Tim)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Nelayan Sungai Cuka Lestarikan Tradisi “Rumpun Laut” Demi Menjaga Ekosistem dan Rezeki Alam

11 November 2025 - 01:23 WIB

Lomba Paralayang dan Gantole IPAC 7th Series Resmi Dibuka Bupati Kotabaru

26 October 2025 - 01:45 WIB

Wujud Kepedulian Bupati Andi Rudi Latief, Pemkab Tanbu Siapkan Renovasi Masjid Apung Ikonik Pagatan

25 October 2025 - 00:21 WIB

PTAM Bandarmasih dan Perumda PALD Teken MoU, Pastikan Pengembalian Dana Pelanggan Lebih Mudah

15 October 2025 - 22:59 WIB

Bupati Dorong Pelaku Usaha Tertib OSS-RBA dan LKPM

11 October 2025 - 04:10 WIB

DPRD Tanah Bumbu Gelar Paripurna, Pemerintah Sampaikan Jawaban Bupati atas Raperda Kerjasama Daerah

16 September 2025 - 14:49 WIB

Trending di Blog