Menu

Mode Gelap
 

Pendidikan · 31 Jan 2026 23:38 WIB ·

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda


 Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda Perbesar

Desa Koanda – Mahasiswa Kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Tahun 2026 melaksanakan program kerja berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan limbah cangkang kelapa sawit menjadi briket sebagai energi alternatif. Kegiatan ini merupakan implementasi dari tema KKN UNISKA 2026, “Optimalisasi Pengelolaan Potensi Lokal untuk Mendorong Kemajuan Masyarakat yang Mandiri dan Berkelanjutan.”
Desa Koanda memiliki potensi utama di sektor perkebunan kelapa sawit. Namun, limbah cangkang sawit yang dihasilkan selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Melihat kondisi tersebut, Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 berinisiatif menghadirkan program inovatif yang berfokus pada pengolahan limbah sawit menjadi briket bernilai guna dan bernilai ekonomi.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat, kelompok tani, dan pemuda desa mengenai potensi limbah sawit sebagai sumber energi alternatif. Selanjutnya, mahasiswa bersama masyarakat melaksanakan praktik langsung pembuatan briket, mulai dari proses pengeringan cangkang sawit, penghalusan bahan, pencampuran perekat, hingga pencetakan briket.
Ketua Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Nia Septiani Jurusan Manajemen menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa.
“Melalui program briket cangkang sawit ini, kami berharap masyarakat Desa Koanda tidak hanya mampu mengurangi limbah, tetapi juga memperoleh peluang usaha baru yang dapat meningkatkan perekonomian desa,” ujarnya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UNISKA 2026 Sanjaya,M.Pd turut mengapresiasi program yang dijalankan mahasiswa.
“Program kerja yang dilakukan Kelompok 4 ini sangat relevan dengan potensi lokal desa. Kegiatan ini mencerminkan peran mahasiswa sebagai agen pemberdayaan masyarakat dan solusi atas permasalahan lingkungan,” ungkapnya.

Kepala Desa Koanda juga menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UNISKA, khususnya Kelompok 4, yang telah membantu masyarakat kami memanfaatkan limbah sawit menjadi sesuatu yang bernilai. Program ini sangat bermanfaat dan diharapkan dapat berlanjut setelah KKN selesai,” tuturnya.
Masyarakat Desa Koanda terlihat antusias mengikuti kegiatan ini dan berharap keterampilan pembuatan briket dapat terus dikembangkan menjadi usaha desa. Melalui program pemanfaatan limbah sawit menjadi briket, Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 berkomitmen untuk mendorong terwujudnya Desa Koanda yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

(Tim)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Rektor UNUKASE Hadiri Musda XI MUI Kalsel, TGH. Ahmad Syairazi Terpilih sebagai Ketua Umum 2026–2031

15 February 2026 - 23:57 WIB

Ar Rasyid Tanamkan Jiwa Cinta Perikanan Sejak Dini, Puluhan Siswa Kunjungi BBI Pulau Salak

12 February 2026 - 15:31 WIB

Koramil 1002-06/Barabai Gelar Pembinaan Wawasan Kebangsaan di SMK Muda Kreatif

9 February 2026 - 02:40 WIB

Sekolah Rakyat: Tanah Bumbu Menuju Pendidikan Berkualitas untuk Semua”

14 January 2026 - 10:39 WIB

Pemkab Kotabaru Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah Untuk Tingkat Paud, SD dan SMP

18 November 2025 - 04:39 WIB

Anak TK Antusias Ikuti Kelas Literasi dan Dongeng di Perpustakaan Kotabaru

23 October 2025 - 11:37 WIB

Trending di Pendidikan