TANAH BUMBU,Berita Sorot Kalimantan r.com//
– Kedekatan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Tanah Bumbu, Abdul Rahim, dengan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan reses di Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Sabtu (11/4/2026). Sosok yang dikenal dermawan dan selalu hadir di tengah masyarakat ini menerima langsung berbagai aspirasi warga dengan penuh perhatian dan empati.
Dalam suasana penuh keakraban, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai mendesak, terutama terkait banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati total. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas malam hari, tetapi juga menimbulkan rasa tidak aman di lingkungan masyarakat.
Ketua BPD Desa Sejahtera, Sayuti Makmun, mengungkapkan bahwa perbaikan PJU menjadi harapan utama warga. Menurutnya, lingkungan yang gelap berpotensi meningkatkan risiko gangguan keamanan, sehingga perlu segera mendapat perhatian pemerintah.
Selain itu, warga juga mengeluhkan banjir rob yang sering terjadi organisasi, khususnya saat musim pasang air laut. Kondisi ini dinilai sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan merusak kenyamanan tempat tinggal warga. Mereka berharap adanya bantuan pemerintah, termasuk program peninggian rumah sebagai solusi jangka panjang.
Permasalahan lain yang ikut disampaikan adalah sistem drainase yang belum optimal. Ketua RT 12, Dedi, mengusulkan perbaikan saluran udara, khususnya di Jalan Kalimantan, agar penampungan udara saat hujan dapat diminimalisir.
Menangapi hal tersebut, Abdul Rahim menunjukkan keseriusannya sebagai wakil rakyat yang benar-benar peduli. Dengan gaya komunikasinya yang hangat dan menyadarkan, ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga akan diperjuangkan dan ditindaklanjuti melalui instansi terkait.
“InsyaAllah semua keluhan ini akan kami kawal. Terutama PJU yang mati, karena ini menyangkut kenyamanan dan keamanan masyarakat. Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar bisa menangani secepatnya,” ujarnya.
Ia juga memberikan bantuan arahan kepada warga terkait mekanisme pengajuan, seperti rekonstruksi mushola maupun dukungan di sektor perikanan dan pertanian, agar disampaikan melalui proposal resmi sehingga dapat diproses sesuai aturan.
Kehadiran Abdul Rahim dalam penelitian tersebut tidak hanya sebagai penampung aspirasi, namun juga menjadi bukti nyata kepeduliannya terhadap masyarakat. Sosoknya yang sederhana, mudah dijangkau, dan dikenal ringan tangan menjadikannya semakin dicintai warga.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan seluruh aspirasi masyarakat Desa Sejahtera dapat segera terealisasi, sehingga kualitas hidup warga semakin meningkat dan pembangunan daerah berjalan lebih merata.
(Ywn)











