Menu

Mode Gelap
 

Tanah Bumbu · 16 Feb 2025 08:59 WIB ·

Pemanfaatan Embung Salimuran Belum Maksimal, Desa Berharap Dapat Mengelola Secara Mandiri


 Pemanfaatan Embung Salimuran Belum Maksimal, Desa Berharap Dapat Mengelola Secara Mandiri Perbesar

SOROT NEWS KALIMANTAN

BATULICIN – Embung Salimuran memiliki peran vital sebagai sumber air bagi warga setempat, terutama untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan konsumsi. Namun, hingga kini pemanfaatannya masih terbatas karena jaringan distribusi air belum menjangkau seluruh wilayah desa.

Kepala Desa Salimuran, Mizwar Habibie, mengungkapkan bahwa embung ini baru bisa dimanfaatkan oleh warga RT 4 karena pipa distribusi belum tersambung ke RT lainnya. “Air dari embung ini sebenarnya bisa dimanfaatkan lebih luas, tetapi kendalanya ada pada jaringan distribusi yang belum maksimal,” ujarnya.

Selain distribusi yang belum merata, kendala lain adalah status kepemilikan embung yang masih berada di bawah Balai Sumber Daya Air Kementerian PUPR. Hal ini membuat pemerintah desa tidak memiliki wewenang langsung untuk mengelolanya, termasuk menjadikannya sebagai sumber Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Selama embung ini masih berstatus aset pemerintah pusat, desa tidak bisa mengelola secara mandiri, sehingga pemanfaatannya pun kurang optimal,” tambah Mizwar.

Dampaknya, infrastruktur di sekitar embung kurang terawat. Akses jalan menuju embung mulai tertutup oleh rumput liar, sementara kondisi tanggulnya juga tidak mendapat perhatian khusus. Jika dikelola oleh desa, perawatan dan pengembangan embung bisa dilakukan secara lebih baik, bahkan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata air yang menguntungkan masyarakat.

Mizwar berharap agar perluasan jaringan distribusi air dari embung dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh warga Desa Salimuran, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu.

Selain itu, ia juga mendorong agar pengelolaan embung dapat dialihkan ke pemerintah desa. Dengan demikian, embung tidak hanya berfungsi sebagai sumber air, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat melalui berbagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan.

“Jika dikelola dengan baik, embung ini bisa menjadi aset penting bagi desa, baik untuk kebutuhan air bersih maupun sebagai peluang ekonomi baru,” pungkasnya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Embung Salimuran dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan menjadi sumber daya yang berkelanjutan bagi warga desa.

(Tim.IPJI)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

DPRD Tanah Bumbu Sampaikan Apresiasi dan Catatan Strategis atas LPj APBD 2025

22 June 2026 - 05:49 WIB

Rapat Paripurna DPRD dan Pemkab Tanah Bumbu Bahas Revisi Perda BPD untuk Perkuat Tata Kelola Desa

22 June 2026 - 05:44 WIB

Dinkes Tanah Bumbu Turun Tangan Tindaklanjuti Keluhan Pasien, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Puskesmas

19 June 2026 - 06:19 WIB

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Dialektika Produk Hukum Daerah 2026, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

19 June 2026 - 02:13 WIB

Wamenko Pangan RI Tinjau KSPEAN di Tanah Bumbu, Pemkab Dukung Integrasi Sapi-Sawit

19 June 2026 - 02:04 WIB

Ketua Baznas Tanah Bumbu Sampaikan Ucapan Dirgahayu Polri ke-80, Apresiasi Dedikasi dalam Mengayomi Masyarakat

18 June 2026 - 08:47 WIB

Trending di Tanah Bumbu