Menu

Mode Gelap
 

Tanah Bumbu · 12 Dec 2024 07:07 WIB ·

Pemkab Tanah Bumbu Resmi Luncurkan Proyek Perubahan JASUKE untuk Optimalkan Pengelolaan Aset Daerah


 Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

SOROT NEWS KALIMANTAN

BATULICIN –Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) resmi meluncurkan proyek perubahan bertajuk Belanja Sesuai Kebutuhan (JASUKE) dalam sebuah acara yang berlangsung di Mahligai Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, pada Sabtu (7/12/2024).

Program JASUKE, yang digagas oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tanah Bumbu, Hendra Wardani, merupakan inovasi strategis dalam pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD). Dengan pendekatan berbasis kebutuhan riil, proyek ini bertujuan meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas penggunaan aset daerah, sekaligus mencegah pemborosan anggaran.

Dalam sambutannya, Hendra Wardani menyatakan bahwa JASUKE bukan sekadar proyek perubahan, melainkan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel. “Pengelolaan BMD berbasis kebutuhan riil adalah solusi untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik dan efisien. Ini adalah komitmen kami terhadap prinsip-prinsip good governance,” tegas Hendra.

Acara yang dihadiri lebih dari 200 peserta ini menjadi momentum penting untuk mendorong sinergi antarorganisasi perangkat daerah dalam pengelolaan aset. Peserta yang hadir meliputi kepala SKPD, pejabat fungsional, pengurus barang, hingga staf teknis yang berperan langsung dalam pengelolaan BMD di Kabupaten Tanah Bumbu.

Sesi inti acara dipandu oleh Kabid Anggaran dan Kasda, Dedy Noor Irawan, yang memastikan jalannya diskusi berlangsung interaktif. Pemaparan materi utama disampaikan oleh Analis Keuangan Pusat Daerah, Sofyan Hanifan. Ia menjelaskan strategi pelaksanaan JASUKE secara mendalam, mulai dari penyusunan kebutuhan berbasis analisis data, penggunaan sistem informasi terintegrasi, hingga pengawasan efektif yang menjamin akurasi dan efisiensi pengelolaan.

“JASUKE mendorong pola pikir baru dalam tata kelola aset daerah. Fokusnya adalah kebutuhan nyata, bukan sekadar formalitas administratif,” ujar Sofyan dalam presentasinya.

Para peserta terlibat aktif dalam sesi diskusi panel dan tanya jawab, menggali berbagai aspek teknis untuk memastikan keberhasilan implementasi JASUKE di masing-masing SKPD.

Peluncuran JASUKE ini menjadi awal dari perubahan signifikan dalam pengelolaan aset di Kabupaten Tanah Bumbu. Dengan sistem yang lebih strategis dan berbasis kebutuhan riil, pemerintah daerah optimistis mampu mencegah pemborosan anggaran sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Program ini juga menjadi wujud nyata dari komitmen Pemkab Tanah Bumbu dalam menghadirkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

(Tim)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

Baca Lainnya

DPRD Tanah Bumbu Sampaikan Apresiasi dan Catatan Strategis atas LPj APBD 2025

22 June 2026 - 05:49 WIB

Rapat Paripurna DPRD dan Pemkab Tanah Bumbu Bahas Revisi Perda BPD untuk Perkuat Tata Kelola Desa

22 June 2026 - 05:44 WIB

Dinkes Tanah Bumbu Turun Tangan Tindaklanjuti Keluhan Pasien, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Puskesmas

19 June 2026 - 06:19 WIB

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Dialektika Produk Hukum Daerah 2026, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

19 June 2026 - 02:13 WIB

Wamenko Pangan RI Tinjau KSPEAN di Tanah Bumbu, Pemkab Dukung Integrasi Sapi-Sawit

19 June 2026 - 02:04 WIB

Ketua Baznas Tanah Bumbu Sampaikan Ucapan Dirgahayu Polri ke-80, Apresiasi Dedikasi dalam Mengayomi Masyarakat

18 June 2026 - 08:47 WIB

Trending di Tanah Bumbu