SOROT NEWS KALIMANTAN
KURANJI– Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu semakin menguatkan upaya dalam percepatan penurunan stunting di wilayahnya. Sebagai bagian dari visi kepemimpinan Bupati Andi Rudi Latif dan Wakil Bupati Bahsanuddin periode 2025–2029, Kecamatan Kuranji menggelar Rembuk Stunting pada Kamis, 27 Februari 2025, pukul 14.00 WITA di Aula Kecamatan Kuranji.
Camat Kuranji, Irwan, menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan strategi pencegahan dan penanggulangan stunting dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, hingga kader pembangunan manusia.
“Melalui pendekatan yang tepat dan pola asuh yang sesuai standar, kami berharap dapat mengurangi angka stunting baru serta memberikan pendampingan optimal bagi keluarga yang berisiko,” ujar Irwan.
Berbagai strategi diterapkan dalam upaya ini, termasuk edukasi kepada calon pengantin, ibu hamil, serta ibu dengan anak di bawah dua tahun. Pemantauan kesehatan secara berkala juga menjadi bagian penting dari program ini guna memastikan setiap anak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan tumbuh optimal.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kapolsek Kuranji, Danramil Kusan Hulu/Kuranji, Kepala KUA Kecamatan Kuranji, Kepala Puskesmas Giri Mulya, serta para koordinator dari berbagai sektor, seperti ULWK, BPP, dan PLKB Kecamatan Kuranji. Selain itu, turut hadir Kepala PDAM, Kepala Desa dan Pj Kepala Desa se-Kecamatan Kuranji, Ketua TP PKK Kecamatan dan desa-desa, tenaga kesehatan (ahli gizi), bidan desa, pendamping desa, serta kader pembangunan manusia dari seluruh desa di Kecamatan Kuranji.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat upaya penurunan angka stunting secara efektif dan berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, Muspika, tenaga kesehatan, dan kader stunting menjadi kunci utama dalam memastikan keluarga yang berisiko mendapatkan pendampingan yang tepat.
Program ini sejalan dengan visi besar Pemkab Tanah Bumbu dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Pemkab berkomitmen untuk terus melakukan berbagai intervensi guna menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh kecamatan.
(Om Anwar.Tim)











