TANAH BUMBU,Sorot News Kalimantan
– Pemerintah Desa Baroqah, Kecamatan Simpang Empat, menunjukkan respons cepat dan kepedulian tinggi terhadap keselamatan masyarakat dengan melakukan pemagaran kolam retensi yang sebelumnya menjadi lokasi musibah tenggelamnya anak usia 10 tahun hingga meninggal dunia.
Dipimpin langsung Kepala Desa Baroqah, Markuat, aparat desa bersama warga melaksanakan pemasangan pagar kawat berduri di sekeliling kolam retensi serta menutup akses utama menggunakan seng. Selain itu, dipasang pula spanduk berisi peringatan dan larangan mandi maupun berenang di kawasan tersebut.

Markuat mengatakan, pekerjaan pengamanan tersebut telah selesai dilaksanakan pada Sabtu (13/6/2026) sebagai langkah nyata pemerintah desa untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa.
“Kami bergerak cepat melakukan pemagaran dan pemasangan peringatan agar lokasi ini lebih aman. Semoga dengan upaya ini tidak ada lagi musibah yang menimbulkan korban jiwa,” ujar Markuat.
Ia menegaskan, keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak, menjadi perhatian utama Pemerintah Desa Baroqah. Karena itu, pihaknya juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan melarang mereka bermain, mandi, maupun berenang di kolam retensi.
“Kami berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga keselamatan anak-anak. Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi aktivitas mereka agar tidak mendekati area yang berbahaya,” tambahnya.
Langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Desa Baroqah ini mendapat apresiasi dari warga karena dinilai sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang aman serta mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.
(Indra.S)











